Rabu, 26 Januari 2011
Kesetiaan dan Komitmen
1:11 AM
Kesetiaan!!
Satu kata yang sulit untuk diaplikasikan. Boleh jadi orang berkata, “akan selalu setia sampai nanti”. Hei taukah kamu, bahwa perasaan itu mudah sekali berubah?? Hubungan mungkin bisa di rencanakan tetapi hati?? Sejak kapan kita mampu menentukan dengan siapa nantinya kita akan jatuh cinta?? Atau memprediksikan sampai kapan kita mampu bertahan??
Tetapi menurut sebagian orang, kesetiaan itu mutlak untuk sebuah komitmen!!
Yes!! I think so!!
Boleh jadi sebulan, dua bulan pertama jadian, kalian akan merasakan jatuh cinta setiap hari sama pasangan kalian. Sangat gampang berangan-angan tidak akan putus selamanya. Tetapi siapa yang bisa menjamin lebih dari itu perasaan kalian akan tetap bertahan? Cobaan?? saya yakin itu pasti ada. saat kesetiaan kalian di uji dan dipertanyakan..
terlebih lagi jika pasangan kalian mulai sedikit berubah. mungkin tidak sepertahatian saat pertama kali jadian. kadang2 suasana seperti itu yang dapat menggoyahkan kesetiaan kalian. tetapi tolong di tekankan!! itu sebenarnya bukan alasan untuk tidak setia..
Nah menurut saya, komitmenlah yang mampu menjaga hubungann itu. Karna komitmen bukan suatu perkara mudah dan sepele. Ketika kesetiaan di uji, komitmen menjadi penahannya. Karna sekali lagi, perasaan itu tidak mampu diprediksi.
Apa jadinya kalau semua hubungan hanya dilandaskan perasaan tanpa komitmen? Saya yakin, akan banyak pasangan yang putus atau bercerai setiap detiknya.
Seandainya saja setiap pasangan berpikir bahwa “menembak” dan “menerima” atau "melamar" dan "menikah" bukan suatu perkara mudah, saya yakin mereka akan sangat menghargai komitmen!!
Artinya kesetiaan mutlak disertai komitmen!!!!
_semoga bermanfaat_
Satu kata yang sulit untuk diaplikasikan. Boleh jadi orang berkata, “akan selalu setia sampai nanti”. Hei taukah kamu, bahwa perasaan itu mudah sekali berubah?? Hubungan mungkin bisa di rencanakan tetapi hati?? Sejak kapan kita mampu menentukan dengan siapa nantinya kita akan jatuh cinta?? Atau memprediksikan sampai kapan kita mampu bertahan??
Tetapi menurut sebagian orang, kesetiaan itu mutlak untuk sebuah komitmen!!
Yes!! I think so!!
Boleh jadi sebulan, dua bulan pertama jadian, kalian akan merasakan jatuh cinta setiap hari sama pasangan kalian. Sangat gampang berangan-angan tidak akan putus selamanya. Tetapi siapa yang bisa menjamin lebih dari itu perasaan kalian akan tetap bertahan? Cobaan?? saya yakin itu pasti ada. saat kesetiaan kalian di uji dan dipertanyakan..
terlebih lagi jika pasangan kalian mulai sedikit berubah. mungkin tidak sepertahatian saat pertama kali jadian. kadang2 suasana seperti itu yang dapat menggoyahkan kesetiaan kalian. tetapi tolong di tekankan!! itu sebenarnya bukan alasan untuk tidak setia..
Nah menurut saya, komitmenlah yang mampu menjaga hubungann itu. Karna komitmen bukan suatu perkara mudah dan sepele. Ketika kesetiaan di uji, komitmen menjadi penahannya. Karna sekali lagi, perasaan itu tidak mampu diprediksi.
Apa jadinya kalau semua hubungan hanya dilandaskan perasaan tanpa komitmen? Saya yakin, akan banyak pasangan yang putus atau bercerai setiap detiknya.
Seandainya saja setiap pasangan berpikir bahwa “menembak” dan “menerima” atau "melamar" dan "menikah" bukan suatu perkara mudah, saya yakin mereka akan sangat menghargai komitmen!!
Artinya kesetiaan mutlak disertai komitmen!!!!
_semoga bermanfaat_
Jumat, 14 Januari 2011
untuk diaa :))
8:26 AM
kisah ini tentang satu sosok laki-laki yang akan selalu ada dalam hidupku... Berjarak dengannya bukan suatu alasan untuk aku melupakannya. Sungguh, hanya ada satu sosok laki-laki yang melekat kuat dalam benakku. Kebiasaannya, ajarannya, suaranya, wangi nafasnya masih tergambar jelas. Seakan baru kemaren aku berbincang-bincang lama dengannya. Suaranya bahkan masih terngiang seakan baru semenit tadi dia memanggilku. Aku ingat, bagaimana dia dengan sabarnya menerangkan tentang rumus KPK atau FPB saat usiaku 7 tahun. Dia juga memaksaku menghafal rumus perkalian, ukuran meter dan kilogram. Atau saat dia membantuku mengerjakan PR Bahasa Indonesia membuat naskah pidato. Tak jarang dia dengan sabar mendengar celotehanku saat membaca buku sejarah. Sesekali dia bercerita tentang sejarah Indonesia dan sejarah masyarakat Jawa dengan versinya. Di lain kesempatan, dia selalu dengan sabar menjawab semua pertanyaan bodohku saat aku menemaninya memperbaiki mesin motor, atau ketika dia harus memperbaiki seklar listrik yang rusak. Dikesempatan yang lain, ketika aku menemaninya menanam sayur dan buah-buahan, tak henti-hentinya dia menerangkan tentang cara menanam yang baik, bibit yang sehat, dan cara memupuk yang baik. Dalam hati aku berkata, sungguh dia mengajari aku tentang banyak hal. Dia juga yang mengajari bermain sepeda. Memantauku dari jauh da memastikan aku akan baik-baik saja. Hei, betapa waktunya banyak dia luangkan untukku. Jarang sekali aku melihat dia marah, apalagi memarahiku. Namun, pernah suatu ketika, saat anak-anak seusiaku sedang gencar-gencarnya belajar mengaji. Olehnya aku diminta untuk belajar mengaji. Saat itu aku berpikir, kenapa tidak dia saja yang mengajariku?? Bukankah selama ini dia yang selalu menjawab pertanyaan-pertanyaanku? dan mengajariku banyak hal?? Sampai akhirnya aku tau, untuk hal ini dia tak mampu menjadi pengajarku. karna itu, dengan sedikit memaksa, dia menyuruhku untuk giat belajar. Hanya saat aku malas belajar mengaji aku melihatnya marah besar. Sungguh, hal yang paling menakutkan yang pernah aku lihat darinya. Setelah aku dewasa, kembali aku yang melihatnya belajar mengaji. Setiap sore dengan tas andalannya, berisi sebuah al-quran ukuran large (matanya sudah tak sanggup membaca tulisan kecil) dia berangkat menuju rumah seseorang yang dia sebut guru ngaji. Alhamdulillah, kali ini dia yang belajar. Kalo gak, mungkin aku yang akan memarahinya (balas dendam). Satu sisi yang selalu aku perhatikan darinya. Dia selalu memberikan apapun yang aku butuhkan, bukan sesuatu yang hanya menjadi keinginanku. Tak jarang, dia mematahkan semangatku saat aku merengek-rengek meminta sesuatu. Dia tau, itu bukan kebutuhanku, dengan cepat dia mengatakan “tidak”. Tapi taukah kau, bagaimana bingungnya aku saat dia menyodorkan aku sesuatu yang bahkan tak pernah aku minta tetapi tentu aku butuhkan. Sungguh terharu setiap kali dia mengatakan “apapun yang kamu butuhkan untuk pendidikan dan masa depan, insya Allah akan saya usahakan, tetapi jangan sekali2 meminta untuk sesuatu dengan niat gaya2an!”. Yah, salah satu pesannya untukku. Semoga akan selalu teringat dan membudaya. Aku senang sekali ketika pertama kali teman-teman cowokku main ke rumah. Saat mereka pulang, dengan sigap dia menghampiriku, menanyakan tentang mereka. Awalnya aku sangat kesal, betapa kolotnya dia. Tetapi betapa senangnya aku saat aku sadar ternyata dia cemburu dan khawatir. Sungguh, dia mencintaiku.. Yah, sosok laki-laki itu, sangat kuat mempengaruhi hidupku. Bahkan sampai kami berjarakpun, aku merasa dia sangat dekat padaku. Aku selalu mencari sosok sepertinya untuk hidupku. Karna dia selalu menjadi referensiku. Aku sangat mengenalnya. Aku yakin dia salah satu laki-laki terbaik yang telah Allah kirimkan untukku. Dan aku yakin, akan ada laki-laki terbaik yang menjadi masa depanku kelak. Sungguh, bukan untuk menggantikan tempatnya. Karena aku telah menempatkan dua ruang dalam hatiku hanya untuk 2 sosok laki-laki. Untuknya dan laki-laki masa depanku... semoga Allah mempertemukanku dengan sosok laki-laki masa depanku pada waktu yang tepat.. amiien.. |
Langganan:
Postingan (Atom)
sayaa dan BMI calculator
sukaaPINK
sayaa dan calories in food
sukaaPINK
sayaa dan nutrition facts
cukup follow twitter saya, add FB saya :) @pinkayuyaa, Ayu Ashari Pink dan jangan lupa, follow Blog saya terimakasihh :)


