Selasa, 09 November 2010
IMPIAN dan MIMPI
8:11 PM
Mimpi dan Impian

Teman...
Sebagai seorang wanita dengan usia yang cukup muda (setidaknya kata "cukup" menunjukkan aku merasa masih muda), banyak sekali keinginan yang masih ingin aku wujudkan dalam kehidupan ini. Dan ketika keinginan itu muncul, aku mendefinisikannya sebagai Impian bukan Mimpi. Impian dan mimpi adalah dua kata yang mirip satu sama lain, tetapi pada hakikatnya arti kedua kata tersebut berbeda, impian (wish, vision) adalah sesuatu yang akan membuahkan suatu ambisi, sedangkan mimpi (dream) hanyalah suatu khayalan atau bunga tidur.
Setiap aku menonton film-film yang mengisahkan tentang kehidupan wanita, aku dapat menyaring satu kesamaan yaitu wanita hidup dengan impian. Impian menjadikan seorang wanita hidup dalam dunia yang berwarna. Sama seperti aku dan kamu, setiap karakter dalam film-film tersebut ingin menjadi seorang wanita yg hebat. Hebat disini artinya "nggak biasa-biasa aja" atau "extraordinary".
Hayo jujur aja... Walaupun kamu sering berkata "aku sih mau hidup biasa saja", tapi dalam hati kecilmu pasti kamu memiliki keinginan untuk menjadi sesuatu yang spesial.
Mungkin kamu yang mau jadi ketua tim cheerleader
Mungkin kamu yang mau tampil di atas panggung pensi kampus
Mungkin kamu yang mau jalan-jalan keliling Asia
Mungkin kamu yang ingin berfoto di bawah menara Eifel
Mungkin kamu yang mau punya band sendiri
Mungkin kamu yang ingin membuka usaha katering
Kalau aku... Hahaha.. pastinya aku juga punya impian, impian yang selama ini kusimpan karena kata orang kalau dikasih tau nanti gak bisa terwujud.
Anyway, I don't agree with that statement anymore... Sebenernya kenapa kita gak kasih tau karena kita takut keinginan kita itu tidak terwujud.
Takut keinginan itu tidak terwujud!
Nah loh..
Teman, kalau kamu menyadari, arti dibalik kata "kalau dikasih tau takut nanti gak terwujud" adalah "sebenernya aku juga kurang yakin aku bisa mendapatkannya atau tidak". Kalau kamu saja kurang yakin, bagaimana kamu bisa benar-benar mendapatkannya??
Satu lagi yang paling sering aku dengar adalah "impian jangan terlalu tinggi, nanti kalau tidak tercapai jatuh nya sakit". Duh! siapa pula yang bikin kalimat beracun itu. Semua orang juga tahu kalau jatuh sakit.
Aku memperhatikan anak tetanggaku yang masih balita....
Katakanlah impian anak ini adalah bisa berjalan selayaknya orang dewasa.
Awalnya dia tidak bisa berjalan sama sekali, hanya merangkak.
Kemudian dia mencoba berdiri berpegangan (DIA BERHASIL!)
Setelah itu perlahan-lahan dia melepaskan pegangan tanggannya, dia berhasil berdiri 10 detik, goyang-goyang dan akhirnya dia jatuh (tapi DIA BERHASIL berdiri tanpa pegangan)
Lama-kelamaan dia mencoba melangkah, satu langkah, dua langkah, dan terjatuh keras, lebih keras dari sebelumnya, diapun menangis lebih kencang (tapi DIA BERHASIL berjalan dua langkah)
Sampai akhirnya balita itu bisa berjalan dengan lancar setelah berkali-kali terjatuh.
Ketika dia jatuh, itu bukanlah sinyal bahwa dia gagal tetapi itu adalah sinyal bahwa dia semakin mendekati keberhasilannya. Dia bangun lagi... dan bangun lagi... karena dia berpikir dia akan bisa berjalan.
Jadi, ketika kita jatuh di dalam usaha mewujudkan impian kita yang tinggi itu, bukan berarti kita gagal, dan semakin jauh dari impian kita, melainkan itu adalah sinyal bahwa kita semakin dekat dengan impian kita... Semakin dekat kita dengan tujuan, semakin sakit jatuhnya, artinya semakin tinggi posisi terakhir kita.
Ketika proposal proyek yang kamu impikan ditolak, jangan cuma jatuh saja, bangun lagi! Itu sinyal bagus karena tandanya kamu semakin sempurna di proposal selanjutnya dan semakin dekat dengan impianmu!
Ketika kita menentukan masa depan kita, kita sedang membuat input positif pada diri kita untuk mencapainya.
Rumus mutlak proses alaminya:
Impian mendatangkan keyakinan,
Keyakinan mendatangkan ambisi,
Ambisi mendatangkan tujuan,
Tujuan mendatangkan usaha,
Usaha mendatangkan hasil!
Ketika kamu tidak yakin pada apa yang kamu impikan, berarti kamu sudah berhenti di tahap pertama, artinya kamu bahkan tidak mentransformasi impian itu menjadi sebuah tujuan, dengan kata lain KAMU CUMA MIMPI! Kasihan banget yah?
Nggak ada impian yang ketinggian, yang ada hanyalah keyakinan yang kerendahan.Sekarang kamu ambil kertas, daftar hal-hal yang menjadi impian kamu, tempelkan di depan tempat tidur, di lemari, di meja kerjamu, agar kamu selalu ingat untuk mentransformasikannya agar impianmu tidak busuk menjadi seonggok mimpi belaka.
Jadi, lagi-lagi aku berkata, berpikirlah besar untuk menjadi besar!
You are what you think, Ladies!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
sayaa dan BMI calculator
sukaaPINK
sayaa dan calories in food
sukaaPINK
sayaa dan nutrition facts
cukup follow twitter saya, add FB saya :) @pinkayuyaa, Ayu Ashari Pink dan jangan lupa, follow Blog saya terimakasihh :)



0 komentar:
Posting Komentar